Minggu, 29 April 2018


Xiaomi rasanya tak ingin main-main melakukan penetrasi pasar smartphone-nya. Berdasarkan laporan terbaru dari industri, disebut-sebut produsen smartphone besutan Lei Jun ini akan mengapalkan 100 juta unit smartphone di tahun ini.

Diberitakan Phone Arena Senin (30/4), angka pengapalan tersebut diestimasikan melonjak hingga 43 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2017 lalu, Xiaomi mampu mengapalkan total 70 juta unit perangkat mobile-nya itu ke berbagai negara.

Terbaru, Xiaomi katanya telah berbicara kepada regulator Amerika Serikat (AS) untuk menjual perangkat ponselnya di negara Paman Sam itu. Kemungkinan pertengahan tahun 2018 atau awal tahun 2019, Xiaomi melenggang ke AS.

Kendati begitu, banyak yang mengatakan masuknya Xiaomi ke pasar AS terbilang terburu-buru. Ini karena mengingat para produsen smartphone asal China kerap terjadi perselisihan dengan regulator AS. Apalagi, hubungan perdagangan antara AS dan China sedang kurang harmonis.

Untuk rencana itu, Xiaomi berencana melakukan IPO sebagai cara mereka memperluas pasarnya ke luar negeri. Awal bulan ini, dikabarkan ada pembicaraan perusahaan akan menjual saham senilai USD 65 USD 70 melalui IPO itu. IPO-nya itu akan terdaftar di The New York Stock Exchange (NYSE).

0 komentar:

Posting Komentar