Sabtu, 16 November 2019


Saat ini investasi baik sedang dipertimbangkan oleh semua kalangan termasuk Anda sendiri. Menjadi investor dianggap lebih baik daripada melakukan kegiatan finansial lainnya. Anda akan berusaha untuk mencari produk finansial lalu menanamkan sejumlah dana, diharapkan mampu memberi keuntungan maksimal demi mendukung kemapanan finansial yang lebih terjamin.

Selain mengetahui keuntungan yang akan diperoleh di masa mendatang. Anda juga harus mengetahui beberapa faktor yang akan menimbulkan risiko, supaya setiap produk finansial yang telah Anda beli memiliki prospek cerah untuk menghasilkan sejumlah laba. Kemudian mengurangi dampak buruk masa depan dana yang Anda miliki.

Risiko Produk Investasi 

Produk finansial yang dapat Anda pilih bisa dijadikan sebagai alternatif investasi menjanjikan. Mulai dari deposito, obligasi, reksa dana, properti, emas dan saham. Akan tetapi Anda juga harus memperhatikan sejumlah risiko untuk menghindari kerugian dana yang ditanam dalam pembelian. Simak penjelasan beberapa kerugian produk finansial berikut ini:

1. Deposito adalah kegiatan menyimpan uang hingga periode tertentu dan dikenakan denda apabila Anda ingin mengambil uang sebelum jatuh tempo. Kerugian dari produk finansial ini adalah tingkat keuntungan yang Anda peroleh terbilang sangat kecil, bahkan hanya mengembalikan sejumlah nilai pokok yang ditanam.

2. Obligasi adalah sejumlah surat utang yang berasal dari pihak peminjam berupa perusahaan maupun perseorangan. Pihak peminjam akan memberikan sejumlah keuntungan dan tempo sesuai perjanjian kerjasama. Kerugian yang bisa ditimbulkan adalah kasus perusahaan mangkir membayar utang, suku bunga yang beresiko dan gagalnya piutang bila peminjam mengalami kebangkrutan.

3. Reksa Dana adalah himpunan dana dalam suatu perusahaan yang dikelola oleh manager investasi, menggunakan tempo yang bisa Anda pilih untuk mengambil hasil investasi. Kerugian yang bisa ditimbulkan oleh kegiatan reksa dana seperti hasil tidak memuaskan dan jumlah laba yang tidak terlalu besar. Selain itu setiap keuntungan akan dipotong biaya pengelolaan dana oleh manager.

4. Properti adalah kegiatan investasi berupa barang fisik seperti tanah, rumah dan barang-barang bernilai jual tinggi. Nilai jual ditargetkan akan semakin tinggi dari tahun ke tahun. Hal itu didukung berkat promosi dan lokasi yang strategis. Kerugian yang bisa Anda peroleh adalah kepemilikan properti membutuhkan dana yang besar dan cukup sulit untuk menjual produk properti ke pasaran.

5. Emas yang dimaksud adalah logam mulia berupa emas dalam bentuk batang dan koin. Mengapa demikian? Supaya Anda mampu menghindari nilai penyusutan berupa ongkos pembuatan emas ke dalam bentuk tertentu. Kerugian yang mungkin akan Anda peroleh adalah penurunan harga dan tidak termasuk income yang efektif.

6. Saham, perusahaan terkemuka akan membuka kesempatan untuk menjadi bagian pemilik perusahaan melalui pembelian saham. Semakin besar saham yang Anda beli, maka keuntungan dan posisi akan turut diperhitungkan. Sejumlah risiko yang mungkin terjadi adalah kehilangan modal dan harga saham yang menurun.

Dari sekian banyak produk sebelumnya, adakah solusi produk finansial yang bisa Anda kendalikan dengan mudah, namun memiliki dampak positif? jawabannya ada.

Amartha, Solusi Investasi dari Setiap Dana 

Perusahaan fintech telah melayani pertemuan dua pihak yang melakukan proses investasi, mengundang Anda untuk turut bergabung menjadi investor. Dana yang tersedia akan disalurkan kepada kelompok pengusaha mikro perempuan di seluruh Indonesia. Dengan demikian Anda akan memperoleh laba sekaligus menawarkan bantuan demi kesejahteraan para mitra Amartha.

Dapatkan keuntungan laba hingga 15% pertahun dan angsuran aktif dari setiap peminjam yang Anda danai. Segera daftar dan jadilah bagian pendana Amartha Indonesia. 

0 komentar:

Posting Komentar