Minggu, 09 Februari 2020


Mesin cuci merupakan suatu kebutuhan rumah tangga yang cukup membantu meringankan pekerjaan di rumah, seperti mencuci. Karena sering digunakan untuk mencuci sehari-hari, mesin cuci bisa saja rusak dan tidak berfungsi secara normal. Untuk permasalahan seperti ini, Anda bisa menggunakan jasa service mesin cuci yang banyak tersedia saat ini. Selain itu, ada juga hal-hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah mesin cuci dari kerusakan. 

1. Simpan di tempat yang tepat

Tempat penyimpanan mesin cuci juga berpengaruh terhadap kondisi mesin cuci tersebut dalam jangka panjang. Peletakan yang salah bisa membuat mesin cuci Anda cepat rusak. Untuk membuat mesin cuci lebih awet, hindari meletakkan mesin cuci di tempat yang lembab. Selain lembab, hindari juga tempat-tempat yang tertutup dengan pencahayaan dan sirkulasi udara yang kurang. 

2. Jangan memasukkan pakaian terlalu banyak

Setiap mesin cuci memiliki kapasitas maksimal pakaian yang bisa dicuci atau ditampung dalam satu waktu. Jadi, hindari memasukkan pakaian terlalu banyak ke mesin cuci karena hal ini bisa merusak mesin cuci tersebut. Selain merusak mesin cuci, memasukkan pakaian terlalu banyak juga akan membuat kerja mesin cuci tidak maksimal sehingga pakaian kotor yang Anda masukkan tidak bisa bersih. 

3. Bersihkan tabung dan filter

Tabung dan filter mesin cuci yang sering dipakai sering kali menjadi tempat yang cukup kotor dan bisa membuat mesin cuci rusak. Anda bisa membersihkan tabung dengan cara membersihkannya dengan air dan menggunakan mode cleaning. Anda juga perlu membersihkan filter dari kotoran seperti lumut, kerak, atau noda. Anda juga bisa menggunakan jasa service mesin cuci untuk membersihkan kotoran-kotoran yang terlalu sulit untuk Anda bersihkan sendiri. 

4. Gunakan mode pengaturan yang tepat

Setiap jenis pakaian memiliki mode pengaturannya tersendiri di setiap mesin cuci. Mode pengaturan cuci untuk celana jeans misalnya akan berbeda dengan mode pengaturan untuk kain biasa. Agar mencegah mesin cuci Anda dari kerusakan, pastikan Anda menggunakan mode pengaturan yang tepat untuk setiap bahan pakaian.

5. Cabut colokan mesin cuci setelah selesai

Hal ini cukup sepele bagi sebagian orang dan banyak orang membiarkan saja mesin cuci tetap tersambung ke aliran listrik meskipun tidak digunakan. In tidak dianjurkan karena bisa mengacaukan voltase ketika tiba-tiba terjadi pemadaman listrik sehingga berpotensi membuat mesin cuci rusak. Untuk menghindari hal ini, selalu ingat untuk mencabut colokan mesin cuci setiap kali Anda selesai mencuci.

Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar menjaga mesin cuci di rumah Anda dari kerusakan. Jika Anda mulai merasa kinerja mesin cuci Anda tidak berjalan secara normal, Anda harus segera menghubungi jasa service mesin cuci agar tidak terjadi kerusakan lebih parah pada mesin cuci Anda. 

Selasa, 14 Januari 2020

Sumbergambar :sehatq.com

Roseola infantum dilihat dari nama cantik ini seperti bunga mawar , namun roseola infantum adalah penyakit infeksi pada bayi yang gejalanya antara lain timbul bercak bercak kemerahan dikulit seperti bunga mawar atau yang disebut roseola . infeksi ini kebanyakan diderita bayi umur 6 bulan sampai 2 tahun atau infant . namun , angka kejadian paling tinggi ini ditemukan pada bayi umur 6-12 bulan penyakit ini juga dikenal dengan nama ecanthem subitum .penyakit roseola infantum  disebabkan oleh human herpesvirus 6 (HHV-6) .penularan virus yang terjadi ini sama dengan seperti kasus kasus pilek pada umumnya dan secara langsung ketika anak mulai turun menghirup butiran butiran liur yang dikeluarkan oleh pengidap roseola infantum  yang sedang berada didekatnya . gejala yang sangat biasa tejadi adalah dengan demam terjadi secara tiba tiba . ketika demam terjadi jangan panic dan tetaplah jaga suhu kamar anakmu agar tetap sejuk dan jangan beri dia selimut yang terlalu tebal itulah yang bisa dilakukan untuk penanganan pertama . dilansir dari halodoc ada juga gejala lainnya seperti kejang , flu dan diare yang ringan , ruam ,mudah rewel  dan juga pembesaran kelenjar getah bening . roseola infantum  berada pada kondisi paling menlar pada saat anak mulai mengalami keadaan kurang sehat yaitu awal demam dan termasuk waktu sebelum ruam muncul . dan juga sebagian besar anak anak telah melakukan kontak dengan virus ii pada saat usia mereka mencapai tiga tahun .dilansir dari halodoc  untuk wabah roseola infantum  bisa bersifat musiman dan dapat menyebar dilingkungan tertentu . dan jika sang anak mengalami roseola infantum  ada cara untuk melindungi roseola infantum  pada balita , sebagai berikut : 

- Kompres kepala dan badan anak dengan air hangat
- Berikan cairan yang cukup , terlebih jika ia mengalami gejala yang berupa diare ringan
- Hentikan sejenak kegiatan bermain dengan membiarkannya istirahat yang lebih banyak .
- Pengobatan demam dengan suhu lebih dar 38,5 menggunakan parasetamol sesuai dengan dosis yang dianjuran dokter berdasarkan usia dan berat badan anak 
- Memberikan anak banyak minum agar  tidak kekurangan cairan 

Benda benda yang bisa saja menjadi media penyebaran virus antara lain pegangan pintu , mainan atau gelas . karena itulah mengapa ibu tetap perlu mewaspadai virus roseola infantum  yang paling sering menyerang bayi berusia 6 bulan sampai 1,5 tahun ini . infeksi virus umum pada anak anak yang dapat menyebabkan demam tinggi dengan disertai ruam . biasanya bayi yang sudah menderita roseola infantum   bisa sembuh dengan sendirinya dalam jangka waktu satu minggu dan ibu akan dianjurkan untuk membawa bayi tersebut ke dokter apabila sudah mengalami gejala seperti ruam kulit yang tidak menghilang walaupun setelah 3 hari demam turun dan demam tinggi disertai kejang . roseola infantum  merupakan infeksi ringan umum yang disebabkan oeh dua jenis virus herpes . keadaan umum ini akan mempengaruhi anak anak pada usia dua tahun dan terkadang mempengaruhi orang dewasa . maka dari itu jika tips melindungi anak diatas sudah dialkukan tetapi anak tidak hilang juga gejala roseola infantum  . lebih baik segera ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar anak mendapatkan penganan dan pengobatan dengan cepat karena anak masih rentan terkena penyakit maka jangan sampai terlambat membawa anak kedokter jika gejala atau tands roseola infantum  pada anak semakin parah . 

Halaman